Ini adalah blog-nya Galih. Tempat curhat dan nuangin segala kreativitas yang terbentuk. Mau curhat di sini juga boleh.

Wednesday, February 07, 2007

Danau Mampang

Hi, lama kita tak bersua. Mungkin ada satu masa kemarau kita lewati. Sebuah masa di mana (maaf, huh) air adalah suatu benda yang sangat bernilai. Kini telah masuk musim hujan dan air "ada di mana-mana". Lho? Buktinya telah lima hari Jakarta digerujuk--tak lagi sekadar diguyur--hujan. Walhasil, banjir terjadilah.
Berikut beberapa jepretan yang menjadi saksi bisu saat manusia tak lagi berkuasa atas apa yang terjadi di muka bumi.


2 Februari, 07.00-08.00, Turunan Mampang Prapatan

Ceritanya begini. Setelah hujan deras semalaman, gua pun pulang ke rumah dari kantor. Setelah menurunkan my boss di Stasiun Cawang, gua pun meneruskan perjalanan menuju Cibubur. Ternyata Kramatjati maupun Condet sangat padat merayap. Beberapa titik di daerah itu terdapat genangan air yang tak lagi dapat dikatakan sekadar genangan dan ini membuat banyak kendaraan yang terjebak.
Fiuh, dengan mata memerah menahan kantuk, gua pun muter. Rencananya mau lewat Kalibata. Tapi... Kalibata terendam. Sungai Ciliwung meluap dan membanjiri jalan. Nggak berani nekat, gua pun memilih kembali lewat Mampang. Mulus... dan hanya 10 menit gua menikmati jalanan yang lowong. Menjelang Papa Ron's banyak kendaraan dari arah berlawanan tapi dalam lajur yang gua lewati. Waduh, ada apakah gerangan? Ternyata...
"Danau Mampang"

Setelah melihat kondisi sesaat, gua pun memutuskan untuk sedikit buat kenang-kenangan. Motor gua titipin di Grha Mobisel, yaa setelah sebelumnya ID gua sengaja-tidak sengaja gua tonjolin biar kelihatan satpam. Aman.

Roda-roda kehidupan membelah danau tanpa menghiraukan "Utamakan Selamat" (mungkin ini bukan "selamat" itu, tapi nama si supir. Jadilah si "Slamet" mau di-"utamakan")


Waduh, berarti kalau kendaraan lu nggak berbodi gede atau lu cuma naik motor, terus gak bisa nyebrang? Jangan takut. Di sinilah etos saling membantu masyarakat Jakarta keluar. Ya saling membantu: Beberapa orang dengan gerobak mereka dengan sigap mengantarkan Anda ke seberang, nggak masalah Anda jalan kaki atau bersepeda motor. Dan Anda membantu mengisikan kantong mereka dengan uang lima ribu (kalo Anda jalan kali) atau dua puluh ribu dan Anda masih bisa menunggangi motor melintasi genangan meski gak lagi gagah)







Ada kapal selaaaammmm?


Alhamdulillah.. cuma Nissan Terrano yang melintas dengan gagah (?)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home