Sepotek Cerita yang (Tak) Terlupa
Minggu, 23 Juli 2006, di bawah terik matahari yang bersiap ke peraduan. Sebuah keriuhan menjadi saksi atas perekaman sepenggal kisah sepasang anak manusia.
LOKASI
Sebelum keriuhan itu dimulai

Gedung itu

Ternyata Menyedihkan Ya....

KAMI
Baru Nyampe

Menyeka

CREWS
Mohon maaf. Dalam bagian "CREWS" ini sang tukang foto nggak mau foto dirinya masuk ke sini. PAMALI katanya. Nah daripada gua mesti bertanggung jawab kalo si Tukang Foto kekutuk jadi memory card 256 MB (sori Om, kalau lu jadi memory card 2 GB, kebagusan buat lu hehehe).
Sempet-sempetnya mejeng "bareng" sang pujaan dengan kamera pinjeman dari bos. "Biar dikira tukang foto, kayak Si Bos," ujarnya seraya terkekeh.

Aslinya mah pengarah gaya 2 yang juga tukang bawa-bawa aka caddy. "Biar macho," katanya ketika ditanya kok iseng banget pake kamera si bos.

Sang Produser

Nah masih penasaran ama yang moto. Nih ada sedikit sudut doi yang terekam.

POLAH
Serah Terima
Si Bos Tukang Poto nggak mau tahu, semua harus siap dan doi tinggal njepret aja. Jadinya sibuklah sang asisten (yang merangkap pengarah gaya 1) dan "The Caddy".
Bos senang, perut pun terjamin!

Mejeng Dulu

Numpang Bang!!!

Si Penunggu

Si Neng yang Menanti di Rumah

Berburu Oleh-oleh buat Si Neng

Yaaaa, masih ada lagi cerita yang belum tersampai. Tunggu saja....
0 Comments:
Post a Comment
<< Home